oleh

Beberapa Pejabat di Konsel Mengikuti Program Vaksinasi Perdana

LAYARSULTRA.COM, KONSEL – Pandemi Corono Virus Disease 2019 (Covid-19) masih terus saja berlanjut penyebarannya, dan statusnya menjadi bencana non alam sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Untuk di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara, update kasus Covid-19 berdasarkan data pertanggal 13 Januari 2021 sebanyak 8.567 kasus terkonfirmasi positif, sembuh 7.279 dan kematian 165 jiwa.

Sedangkan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pertanggal 31 Januari 2021 terdapat 395 positif, 230 sembuh dan 14 jiwa kematian.

Dengan adanya kasus tersebut, yang memberi dampak buruk di berbagai sektor, tentunya diperlukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan, namun juga intervensi lain yang lebih efektif, yakni melalui upaya vaksinasi.

Olehnya itu, pasca diterimanya 2.800 Vial Vaksin Sinovac tahap pertama dari Pemerintah Provinsi Sultra, dan sebagai upaya mengurangi transmisi penularan Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel menggelar pencanangan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di halaman RSU Konsel, Senin (1/2/2021).

Kegiatan vaksinasi perdana yang bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan, kematian, perlindungan serta meningkatkan kekebalan tubuh dari Covid-19 ini di buka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel Sjarif Sajang yang juga sekaligus menjadi peserta pertama vaksinasi.

Baca Juga :  Suarakan Kenaikan Honor, Asosiasi BPD Konsel Audiens dengan Kadis DPMD

Selain itu, ada 20 pejabat publik dan profesi tenaga kesehatan (nakes) yang turut menjadi penerima vaksin, diantaranya Dandim 1417/Kendari Kolonel Kav Agus Waluyo, Kapolres Konsel AKBP Erwin Pratomo, S.I.K, Kepala Kejari Konsel Dr. Afrillianna Purba, Ketua Pengadilan Negeri Konsel Endra Hermawan dan pejabat lainnya.

Sekda Konsel Sjarif Sajang mewakili Bupati Konsel Surunuddin Dangga mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar bersama pemerintah dan masyarakat untuk terbebas dari pandemi corona, yang pemberiannya telah di awali oleh Presiden RI Joko Widodo pada 13 Januari di Istana Negara.

Dijelaskannya, pencanangan ini menandai bahwa Konsel siap melaksanakan dan menyukseskan pelaksanaan vaksinasi dengan memastikan setiap sasaran mendapat vaksin lengkap sesuai anjuran dan kualitas pelayanan yang baik.

“Kegiatan ini juga untuk menghilangkan keraguan dan kekhawatiran pada sebagian orang tentang vaksin Covid-19, akibat berita hoaks yang beredar luas di tengah masyarakat,” kata Sjarif.

Baca Juga :  Kabar Gembira! TPP ASN di Konsel Bakal Dibayarkan Tahun 2022

“Dari sisi kemaslahatan umat, vaksin ini telah dinilai aman oleh BPOM RI dan dinyatakan halal oleh MUI, jadi masyarakat jangan ragu lagi,” imbuhnya.

Sjarif Sajang juga meminta kepada awak media untuk turut berperan aktif dengan menginformasikan atau memberitakan kebenaran ke khalayak terkait vaksinasi ini.

Sjarif juga menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada para pejabat publik yang telah secara sukarela menjadi penerima vaksin perdana yang berjalan lancar, aman dan sukses pada  pencanangan kali ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konsel, dr. Maharayu menyampaikan bahwa untuk hari ini merupakan pelaksanaan vaksin tahap pertama di wilayah Kabupaten Konsel dan selanjutnya akan dilaksanakan vaksin tahap kedua setelah 14 hari kedepan.

“Jadi kegiatan ini adalah pencanangan dari perencanaan kita yang ditujukan kepada pejabat publik, seperti Bupati, Sekda, unsur Forkopimda, dan juga untuk Ketua Asosiasi Kesehatan, Ketua IDI, Ketua IBI, Ketua Perawat dan yang lainnya,” jelas Maharayu.

Dan vaksinasi ini akan dilakukan sebanyak 2 kali setiap orang dengan jangka waktu 14 hari usai pemberian pada vaksin pertama sehingga akan dilakukan vaksinasi tahap yang kedua.

Baca Juga :  Peduli Korban Gempa Bumi di Sulbar, NU Care - LAZISNU Konsel Salurkan Bantuan Gelombang Pertama

Maharayu juga mengatakan, dari sejumlah pejabat tinggi yang diundang untuk divaksin, masih ada beberapa yang belum sempat hadir maupun divaksin, dengan alasan dikarenakan kondisi kesehatan yang bersangkutan belum memungkinkan.

“Tadi Pak Sekda tidak jadi divaksin karena tensinya tidak memenuhi syarat, jadi yang divaksin tadi adalah Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua PN dan dari BPJS,” ucapnya.

Dengan adanya program vaksibasi ini, diharapkan penyebaran mata rantai Covid-19 ini dapat terhenti sehingga di tahun 2022 khususnya di wilayah Konsel dapat terbebas dari Pandemi Covid-19.

Sebagai tambahan informasi bahwa secara keseluruhan para peserta penerima vaksin tersebut tidak ada satu pun yang mengalami gejala klinis usai mendapat suntikan vaksin Sinovac.

Dan progran vaksinasi ini akan berlanjut dengan menyasar kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di setiap Puskesmas se-Kabupaten Konsel.

Editor : Agus

618

Tentang Penulis: Layar Sultra

Gambar Gravatar
Layarsultra.com merupakan salah satu media online yang berkedudukan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan berada dibawah naungan PT. Mediatama Sejahtera Group. Tujuan didirikannya media online layarsultra.com adalah untuk memberikan informasi kepada publik melalui karya jurnalistik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed