Koltim  

Para CPNS Koltim Ikuti Orientasi, Plh Bupati Ingatkan Peserta Agar Tidak Minta Pindah Sebelum 10 Tahun

Plh. Bupati Koltim saat membuka orientasi CPNS 2019 lingkup Pemda Koltim

LAYARSULTRA.COM, KOLTIM – Kegiatan Orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019 lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), secara resmi dibuka oleh Plh. Bupati Koltim, Ir Eko Santoso Budiarto, M.Si., yang dihadiri sejumlah pimpinan OPD dan seluruh peserta orientasi, bertempat di Aula Pemda Koltim, Senin (22/2/2021).

Plh. Bupati Koltim dalam sambutannya mengatakan, orientasi ini merupakan tahap percobaan dengan bobot nilai 20 persen dari nilai pelatihan dasar yang akan diikuti di Badan Diklat Provinsi Sultra kedepannya.

“Kegiatan ini bertujuan dalam rangka penerapan sistem merit untuk menghasilkan PNS berkualitas, profesional dan berintegritas,” sebut Eko.

“Saya percaya, seluruh CPNS yang ada disini, merupakan putra putri pilihan terbaik yang telah melewati tahapan-tahapan seleksi yang ketat. Dan saya yakin semuanya dapat melewati tahapan yang tersisa untuk menjadi PNS,” imbuhnya.

Menurut Eko, para peserta orientasi ini perlu beradaptasi untuk meningkatkan pemahaman terkait dengan tugas yang kelak bakal diembannya.

Baca Juga :  Saat Musrenbang, Bupati dan Wakil Bupati Nyatakan Siap Wujudkan Kebutuhan Masyarakat Koltim

Eko juga mengingatkan, apabila para CPNS ini telah resmi terangkat di wilayah tersebut, maka ia menghimbau sebaiknya agar tidak melakukan permohonan untuk pindah tugas tanpa melalui prosedur yang telah ditetapkan berdasarkan regulasi yang ada.

“Jangan ada lagi yang mengajukan permohonan pindah wilayah apabila sudah resmi terangkat sebagai PNS di lingkup Pemda Koltim sebagaimana surat pernyataan yang telah disepakati yaitu paling singkat 10 tahun untuk mengabdikan diri pada daerah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Koltim Drs. Abraham, M.Si.,  menyebutkan total peserta yang mengikuti orientasi ini berjumlah 191 orang. Terdiri atas 99 tenaga guru, 6 tenaga kesehatan, dan 86 tenaga teknis. Dengan mengangkat tema ‘Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik, Bersih dan Transparan Melayani Masyarakat’.

“Orientasi ini akan dilaksanakan selama lima hari, yakni mulai tanggal 22 hingga 26 Februari 2021 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat,” jelas Abraham.

(Redaksi) 672

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *