oleh

Tak Sesuai SOP, Faper Sultra Menyayangkan Tindakan Aparat Kepolisian Lakukan Kekerasan Terhadap Demonstran

Ketua Faper Sultra, La Ode Alkap Aprianto

LAYARSULTRA.COM, KENDARI – Ketua Forum Pemerhati Masyarakat Sulawesi Tenggara (Faper Sultra), La Ode Alkap Aprianto sangat menyayangkan atas tindakan aparat kepolisian yang melakukan kekerasan terhadap para demonstran di depan Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari pada Kamis kemarin (18/3).

Dalam video yang telah viral beredar di media sosial memperlihatkan seorang demonstran yang mendapatkan tindakan kekerasan oleh sejumlah aparat kepolisian hingga terjatuh dan tak berdaya di jalan raya.

Baca Juga :  Semarak Pekan Ramadhan BEM FMIPA UHO Periode 2022-2023 Sukses Terlaksana, Peserta Antusias Ikuti Lomba

“Saya sangat menyayangkan atas tindakan kepolisian yang melakukan kekerasan terhadap demonstran, yang notabenenya kepolisian seharusnya mengayomi, mengawasi, dan melindungi masyarakat, namun itu tidak lagi di indahkan sebagaimana mestinya. Dimana hal itu terlihat dari video yang beredar luas di media sosial,” kata La Ode Alkap Aprianto, Jumat (19/3/2021).

Alkap Aprianto menambahkan bahwa dalam negara demokrasi di Republik Indonesia ini, semua orang berhak melakukan penyampaian aspirasi atau menyampaikan pendapat di depan umum, karena hal itu sudah di atur dalam UU Konstitusional kita dalam berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Warga Kota Kendari Digegerkan Penemuan Mayat Mengapung di Kendari Beach

Namun, dengan beredarnya video yang viral tersebut itu seakan-akan penyampaian pendapat oleh para demonstran telah dibungkam oleh oknum kepolisian.

“Berdasarkan video yang viral tersebut, itu tidak menunjukkan sikap terdidik dari institusi kepolisian yang melakukan tindakan represif terhadap pengunjuk rasa (mahasiswa) yang sedang menjalankan fungsinya sebagai agen of change serta agen of control,” imbuhnya.

Maka dari itu, Kapolres Kendari tidak boleh tutup mata atau hanya cukup meminta maaf saja dengan apa yang di lakukan oleh anggotanya saat mengamankan aksi demonstrasi di depan BLK Kendari.

Baca Juga :  Diduga Ada RT 'Siluman' di Kecamatan Baruga di Tengah Hutan Kawasan, Hanya Hamparan Tanah Tak Berpenghuni

“Kami yang tergabung dalam barisan ini, meminta kepada Polda Sultra untuk mencopot Kapolres Kendari dan memberikan sanksi terhadap oknum polisi yang telah bertindak tidak sesuai prosedur (SOP) yakni melakukan pengeroyokan dan pemukulan terhadap seorang demonstran,” tutup pria yang biasa disapa Bung Alkap ini.

Reporter : Muh. Ainul
Editor : Agus

439

Tentang Penulis: Layar Sultra

Gambar Gravatar
Layarsultra.com merupakan salah satu media online yang berkedudukan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan berada dibawah naungan PT. Mediatama Sejahtera Group. Tujuan didirikannya media online layarsultra.com adalah untuk memberikan informasi kepada publik melalui karya jurnalistik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed