HUKRIM  

Tiga Pelaku Pengrusakan di Desa Aepodu Telah Ditetapkan Tersangka dan Kini Menjadi DPO Polisi

Ilustrasi pengrusakan

LAYARSULTRA.COM, KONSEL – Kasus tindak pidana pengrusakan yang terjadi empat bulan yang lalu di Desa Aepodu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), hingga kini masih terus berlanjut perkaranya.

Kapolsek Lainea Iptu Abdul Aziz Husein Lubis, STK., SIK., MH., menyampaikan bahwa perkara pengrusakan ini telah terjadi pada bulan Juli yang lalu dan korban telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

“Perkara pengrusakan di Desa Aepodu ini berawal dari adanya laporan polisi yang disampaikan oleh korban atas nama Ahmad Mursalim pada tanggal 11 Juli 2021 yang lalu,” kata Iptu Abdul Aziz, Sabtu (20/11/2021).

Lebih lanjut Abdul Aziz memberikan rincian barang milik korban yang dirusak yakni terdiri dari 170 pohon kelapa yang masih berumur 7 bulan, 80 meter pagar kebun yang terbuat dari kulit jati serta 1 buah pondok kebun, semuanya telah dirusak oleh para pelaku.

“Karena dalam perkara ini didapati adanya dugaan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang atau pengrusakan maka dilakukan penyidikan sejak tanggal 22 September 2021,” sebut Abdul Aziz.

Baca Juga :  Edarkan Sabu 1 Kg, Pria Asal Kolaka Diciduk Petugas

Dan pada saat dilakukan gelar perkara pada 29 Oktober 2021, telah dipaparkan bukti-bukti yang didapatkan dari hasil penyidikan, maka ditetapkan terhadap 3 orang pelaku menjadi tersangka, masing-masing yaitu MFR, HT dan HM dengan disangkakan Pasal 170 (1) KUHP subsider 406 KUHP.

“Para tersangka ini sudah dilakukan pemanggilan oleh penyidik sebanyak 2 kali, namun mereka tidak datang tanpa alasan yang patut dan wajar sehingga dilakukan upaya paksa yaitu penangkapan terhadap para tersangka. Dan yang bersangkutan hingga kini tidak diketahui posisinya, oleh karena itu berdasarkan hal tersebut kami telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap ketiga tersangka,” tutupnya.

(Redaksi) 1251

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *