Hendak Mengantar Istri Orang, Pria di Bombana Menderita Luka-Luka Akibat Ditebas dengan Parang

Korban mendapat perawatan di Puskesmas Tontonunu, Bombana. (foto : ist)

LAYARSULTRA.COM, BOMBANA
Seorang pria di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) menderita luka-luka setelah menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/12/2021) sekitar pukul 07.30 WITA. Pria yang menjadi korban penganiayaan itu berinisial HR (29), warga Desa Pulau Tambako, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana, Sultra.

HR pun harus dilarikan ke Puskesmas Tontonunu untuk mendapatkan perawatan medis karena menderita luka yang cukup dalam di bagian leher dan lengan sebelah kanan akibat diparangi oleh pelaku.

Kapolsek Poleang Iptu Hasbul Jaya, SH., saat dikonfirmasi mengatakan, penganiayaan itu terjadi di jalan poros Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, pada Rabu pagi.

Awalnya korban sedang menyetir sebuah mobil yang dirental oleh seorang wanita berinisial HN, dengan tujuan akan menjemput kerabat HN di Kabupaten Kolaka, Sultra.

“Namun ditengah perjalanan, mobil yang dikendarai korban bersama HN disalip oleh mobil yang dikendarai pelaku, tepatnya di jalan poros Desa Tongkoseng,” ucap Hasbul.

Baca Juga :  Bernafsu Usai Cicipi Makanan yang Dihidangkan, Mertua Bejat Ini Cicipi Tubuh Menantunya

Pelaku penganiayaan belakangan baru diketahui merupakan suami HN, berinisial KR (43) warga Desa Marga Jaya, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Pelaku merasa tidak terima melihat istrinya jalan dengan pria lain.

“Setelah korban menghentikan kendaraannya, pelaku lalu menghampiri korban dengan berkata, oh yang ini selingkuhan kamu. Kamu tahu tidak dia masih istri saya? Lalu korban turun dari mobil dan menjawab, selingkuhan apa, saya hanya mengantar ke Kolaka. Saya dengan istri Bapak tidak ada hubungan apa-apa,” kata Kapolsek menirukan ucapan korban dan pelaku.

Mendengar jawaban korban, pelaku lalu mengambil senjata tajam (sajam) dari dalam mobilnya dan langsung menebas korban secara brutal sehingga menyebabkan luka yang cukup serius terhadap korban.

Usai melakukan penganiayaan, pelaku pun langsung melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

(Redaksi/Agus) 749

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *