oleh

UPBJJ-UT Kendari Gelar Sosialisasi Pendidikan Jarak Jauh Kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kabupaten Koltim

LAYARSULTRA.COM, KOLTIM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) bersama Unit Penyelenggara Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ – UT) Kendari melakukan sosialisasi tentang program pendidikan jarak jauh kepada para kepala desa, sekretaris desa dan kaur keuangan se-Kabupaten Koltim, bertempat di Aula Pemda, Kamis (3/2/2022).

Dalam sosialisasi itu dihadiri oleh Pj. Bupati Koltim Sulwan Aboenawas, Direktur UPBJJ – UT Kendari Arifin, serta sejumlah pejabat lingkup Pemda Koltim.

Pj. Bupati Koltim Sulwan Aboenawas menyampaikan apresiasi serta terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Direktur Universitas Terbuka beserta seluruh jajarannya yang sudah bersedia datang melakukan sosialisasi dalam rangka upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Koltim.

“Dan atas nama Pemda Koltim, kami mengajak dan menghimbau kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa yang berjumlah 1345 orang, bagi yang belum mengikuti pendidikan setingkat sarjana untuk segera menjadi bagian dari civitas akademika Universitas Terbuka sesuai dengan program studi yang diminati,” ucapnya.

Baca Juga :  Ketua BEM UHO Soroti Dugaan Praktek Illegal Mining di Konsel

Sulwan menambahkan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam mewujudkan visi misi daerah
yaitu sejahtera bersama masyarakat Kolaka Timur yang agamais, maju, mandiri dan berkeadilan.

“Sektor pendidikan menjadi mayoritas pertama dalam pembangunan lima tahun mendatang, sesuai dengan misi pertama Kabupaten Kolaka Timur yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis ajaran agama, ilmu pengetahuan dan teknologi,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Direktur Universitas Terbuka Kendari Arifin Tahir menjelaskan bahwa Universitas Terbuka merupakan universitas negeri yang menjadi salah satu penyelenggara pendidikan jarak jauh secara terbuka.

Baca Juga :  Pj Bupati Koltim Hadiri Ngaben Massal Pitra Yadnya di Desa Adat Dwitawana

“Terbuka artinya siapapun dapat menjadi mahasiswa UT asal lulus SLTA/SMA/SMK atau sederajat bahkan Paket C. Sedangkan jarak jauh berarti pembelajarannya dibantu dengan media atau alat dan tidak terpusat di kampus sehingga dapat menjangkau masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi setingkat sarjana dan magister tanpa harus meninggalkan tempat kerja ataupun kampung halaman,” jelasnya.

Arifin menambahkan bahwa UT juga berusaha memberikan layanan pendidikan ke daerah – daerah pelosok yang tidak dapat dijangkau oleh universitas lain sebagai upaya untuk penguatan kapasitas dan peningkatan sumber daya masyarakat.

“Universitas Terbuka juga telah menjalin kerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi guna peningkatan kapasistas dan pemberdayaan desa,” sebutnya.

Baca Juga :  Di Penghujung Tahun, Forsemesta Sultra Gelar Dialog Hilirisasi Nikel PT. Antam di Konut

Selain itu, UT juga telah lama hadir di Kabupaten Koltim yang tersebar dalam kelompok-kelompok belajar, seperti kelompok belajar Rate-Rate, Poli-Polia dan Lambandia dengan layanan pendidikan yang berjalan yakni program pendidikan dasar bagi guru Sekolah Dasar (SD) dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Banyak mahasiswa yang telah lulus dan meraih gelar sarjananya di UT. Mereka telah mengabdi di Kabupaten Kolaka Timur. Lulusan ini telah menjadi penggerak pendidikan dengan membantu sekolah-sekolah yang kekurangan guru ASN untuk membimbing dan mengajar anak didik di sekolah yang ada di Kabupaten Koltim,” tutupnya.


Reporter : Supriadin
Editor : Agus

309

Tentang Penulis: Layar Sultra

Gambar Gravatar
Layarsultra.com merupakan salah satu media online yang berkedudukan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan berada dibawah naungan PT. Mediatama Sejahtera Group. Tujuan didirikannya media online layarsultra.com adalah untuk memberikan informasi kepada publik melalui karya jurnalistik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed