Forum Kiai Sultra Bakal Bentuk Kepengurusan di Setiap Kabupaten/Kota se-Sultra

Pengurus Forum Kiai Sultra melakukan musyawarah untuk pembentukan kepengurusan di kabupaten/kota.

LAYARSULTRA.COM, KENDARI – Forum Kiai Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal membentuk kepengurusan di setiap kabupaten/kota se-Sultra.

Untuk membahas dan mempersiapkan pembentukan tersebut, para pengurus Forum Kiai Sultra melakukan pertemuan di Pondok Pesantren El Lubbab, Kelurahan Wawombalata, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sabtu (12/2/2022).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh K. Nurkholis, S.Pd., K. Rusman, K. Nataruddin, S.Pd., M.Pd., KH. Rudy Hartono, K. Marzuqi, Ust. Mahfudz Yusuf. Y, K. Kuat Mujabah, S.Ag., S.Pd.I, Ust. Abdullah Syifa Al Athomi, Gus Arif Muhammad, S.Pd.I, M.Pd., Ust. Imam, Ni. Siti Fatimah, S.Pd., Ni. Siti Inayah dan Ni. Siti Mariah, S.Pd.

Ketua Umum Forum Kiai Sultra K. Nurkholis, S.Pd., menyampaikan bahwa dalam pertemuan musyawarah tersebut telah disepakati untuk segera membentuk kepengurusan di kabupaten/kota, bahkan hingga pengurus di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

“Sejauh ini yang sudah terbentuk dan dilantik kepengurusan Forum Kiai Sultra di kabupaten/kota baru di Kota Kendari,” kata Kiai Nurkholis.

“Dan dalam waktu dekat ini akan dilakukan pelantikan pengurus yang sudah terbentuk di Kabupaten Bombana dan Kolaka Utara,” imbuh Pimpinan Ponpes Nurul Hidayah Al Mincis Kabupaten Kolaka ini.

Baca Juga :  Pengurus Wilayah LAZISNU Sultra Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

Kiai Nurkholis menambahkan, Forum Kiai Sultra ini merupakan sebuah wadah yang dibentuk sejak tahun 2017 yang berada dibawah naungan Yayasan Wasthul Ummah An-Nahdly dengan tujuan untuk menyatukan para alim ulama dari berbagai organisasi, latar belakang dan etnis.

Yang tergabung dalam Forum Kiai Sultra ini para kiai, ustadz dan pimpinan pondok/lembaga dari berbagai macam organisasi dan latar belakang. Ada yang dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Nahdlatul Wathan (NW), Jamaah Tablig, Wahdah Islamiyah, MUI, dan organisasi/lembaga lainnya.

“Kita tidak ingin para alim ulama terpecah belah, khususnya di Sulawesi Tenggara ini, hanya gara-gara perbedaan madzhab atau perbedaan organisasi. Oleh karena itu, salah satu tujuan dibentuknya Forum Kiai Sultra ini untuk merangkul semua kalangan alim ulama agar kaum muslimin dapat bersatu,” jelas Ketua LBMNU Provinsi Sulawesi Tenggara ini.

(Redaksi/Agus) 683

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *