Bulan Juni Mendatang, Tahapan Pemilu Serentak Bakal Dimulai Secara Nasional, Termasuk di Konsel

Ketua KPU bersama Anggota KPU, Sekda dan Ketua Bawaslu usai nonton bareng peluncuran Hari Pemungutan Suara.

LAYARSULTRA.COM, KONSEL – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) berencana memulai tahapan persiapan Pemilu 2024 pada bulan Juni tahun 2022 ini. Langkah tersebut ditempuh menyusul keputusan KPU, DPR, dan pemerintah soal hari pemungutan suara Pemilu 2024 yang digelar pada 14 Februari 2024.

Dalam Pasal 167 ayat (6) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 (UU Pemilu) menyebutkan tahapan pemilu dimulai 20 bulan sebelum hari pemungutan suara.

Ketua KPU Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) Aliudin menyampaikan berdasarkan Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 tersebut maka tahapan Pemilu serentak jatuh pada bulan Juni 2022, termasuk di Kabupaten Konsel.

Hal itu disampaikan oleh Aliudin usai menggelar nonton bareng peluncuran Hari Pemungutan Suara Pemilu serentak, bertempat di Aula Kantor KPU Konsel, Senin (14/2/2022).

Acara nonton bareng itu turut dihadiri oleh Sekda Konsel Sjarif Sajang, Ketua Bawaslu Konsel Hasni, Sekretaris KPU Konsel Aila, Anggota KPU Konsel dan perwakilan Forkopimda.

Baca Juga :  MUI Konsel Himbau Umat Islam yang Belum Vaksin untuk Tetap Lakukan Vaksin di Bulan Ramadhan

Secara umum langkah KPU Konsel dalam mempersiapkan tahapan Pemilu serentak tersebut dengan melakukan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkup Sekretariat KPU.

“Saat ini kami sedang lakukan peningkatan kapasitas SDM, karena setelah dimulai tahapan tidak ada lagi peningkatan kapasitas, kita sudah langsung jalan,” ucap Aliudin.

Pada Pemilu serentak kali ini, Aliudin merasa optimis terhadap suksesi penyelenggaraannya, karena berdasarkan hasil kinerja KPU Konsel pada Pilkada serentak tahun 2020 yang lalu, semua ketentuan-ketentuan telah terpenuhi.

“Alhamdulillah capaian kinerja KPU Kabupaten Konawe Selatan pada Pemilihan serentak Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Konawe Selatan tahun 2020 mencapai angka 83,5 persen. Capaian itu telah melewati target nasional 77,6 persen partisipasi pemilih tanpa menimbulkan kluster Covid-19,” ungkap Aliudin.

“Dan Pemilu serentak 2024 mendatang, kami optimis dapat memenuhi target jumlah partisipan yang nantinya ditetapkan secara nasional,” imbuhnya.

(Redaksi/Agus) 484

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *