oleh

Pembangunan Jembatan Mangkrak, Warga SBB Cukup Menderita, Harap Pemerintah dan DPRD Segera Tuntaskan Pekerjaan Itu

LAYARSULTRA.COM, SBB – Pembangunan Jembatan Kali Sahwai, Dusun La’ala,
Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, tiba-tiba terhenti dibangun. Entah apa alasannya sehingga pembangunan jembatan tersebut terhenti.

Padahal sudah ada pengecoran teluk air dan sudah ada besi, tetapi apa alasannya sehingga jembatan tersebut itu macet di bangun.

Kini masyarakat menjadi korban karena ketika air pasang surut masyarakat yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa melewati jalan tersebut karena air yang begitu tinggi.

Salah satu masyarakat yang sedang melintas dan tak mau menyebut namanya berharap agar Pemerintah Provinsi Maluku untuk segera menyelesaikan pembangunan jembatan itu yang telah membuat jalan ini selalu macet serta aktivitas pengemudi menjadi terhenti.

“Kami berharap Anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil Kabupaten SBB agar mengambil tindakan tegas atau memanggil kontraktor pembangunan jembatan ini untuk menanyakan kenapa sampai saat ini jembatan tersebut belum selesai,” ucapnya, Rabu (23/3/2022).

Baca Juga :  Jembatan Kayu di Dusun Olas Patah, Sebuah Truk Nyaris Terbalik

Padahal jembatan ini sudah berbulan bulan dikerjakan tapi kenapa terhenti dan tak bisa dilanjut pembangunan jembatan ini.

“Dan kami kira juga Anggota DPRD Provinsi Maluku mungkin sedang tidur sehingga tak bisa melihat penderitaan masyarakat Huamual dalam hal ini jembatan tersebut,” sindirnya.

“Bapak Ibu Anggota DPRD Provinsi Maluku jangan duduk diam, kami harap agar segera bertindak untuk melanjutkan pembangunan ini,” imbuhnya.

Reporter : Fauzan Palisoa
Editor : Agus

511

Tentang Penulis: Layar Sultra

Gambar Gravatar
Layarsultra.com merupakan salah satu media online yang berkedudukan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan berada dibawah naungan PT. Mediatama Sejahtera Group. Tujuan didirikannya media online layarsultra.com adalah untuk memberikan informasi kepada publik melalui karya jurnalistik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed