Pemkab Koltim Gelar Kegiatan Bupati Menyapa Petani, Guna Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan Petani dan Penyuluh

LAYARSULTRA.COM, KOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan menggelar kegiatan Bupati Menyapa Petani, bertempat di Aula Kantor Bupati Koltim, Senin (7/11/2022).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan kelompok tani dengan mengangkat tema Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Tani Sebagai Pilar Pemberdayaan Petani.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Bupati Koltim Abdul Azis, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Koltim Hamdi, Pemateri dari Universitas Halu Oleo (UHO) Yani Taufik, sejumlah pimpinan OPD, para Penyuluh Pertanian serta Kelompok Tani se- Kabupaten Kolaka Timur.

Plt Bupati Koltim Abdul Azis dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan wahana pertemuan antara penyuluh dan petani secara bersama-sama untuk memperkuat kelembagaan petani dalam pembangunan pertanian di Kabupaten Kolaka Timur.

“Kegiatan ini untuk mengembangkan kapasitas kelompok tani sebagai pilar pemberdayaan petani di Kolaka Timur serta untuk menyelaraskan tugas dan fungsi penyuluh dengan peran kelompok tani,” ucap Abdul Azis.

“Peran petani dan penyuluh sangat diperlukan untuk memperkuat kelembagaan petani di Kabupaten Kolaka Timur agar visi-misi pemerintah daerah bisa terlaksana dengan baik,” imbuhnya.

Salah satu kegiatan pemerintah daerah untuk penguatan kelembagaan pertanian melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan yaitu melalui peningkatan kapasitas kelembagaan petani yang merupakan bagian program visi misi pemerintah kabupaten Kolaka Timur melalui program Bupati Menyapa Petani.

“Dengan adanya kegiatan ini saya selaku Bupati Koltim secara langsung dapat mengetahui permasalahan petani agar peran kelompok tani dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Terlebih lagi Kabupaten Kolaka Timur merupakan sentra pertanian yang mayoritas penduduknya adalah petani. Peran petani dan penyuluh sangat diperlukan untuk memperkuat kelembagaan petani di Kabupaten Kolaka Timur agar visi-misi Pemerintah Daerah bisa terlaksana dengan baik.

Baca Juga :  Sukses Gelar Pencegahan Stunting Aksi 1, Pemda Koltim Kembali Gelar Aksi 2 Pencegahan Stunting

Pengembangan kelembagaan merupakan salah satu komponen pokok pembangunan pertanian dan perdesaan. Namun sementara ini, kelembagaan petani cenderung hanya diposisikan sebagai alat untuk mengimplementasikan proyek belaka, belum sebagai upaya untuk pemberdayaan yang lebih mendasar.

Mengingat kelembagaan penyuluhan pertanian di Kabupaten Kolaka Timur sampai saat ini masih dalam tahap pembenahan, termasuk didalamnya kelembagaan Kelompok Tani (Poktan), Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) atau LEM (Lembaga Ekonomi Masyarakat) sehingga keberadaan penyuluh masih dianggap penting sebagai fasilitator dan motivator dalam mengerjakan pembenahan kelembagaan tersebut.

“Sehingga saya selaku Bupati Kolaka Timur sangat berharap melalui kegiatan ini bisa saling bertukar informasi untuk pengembangan kelembagaan penyuluh dan petani kedepannya guna mencapai program pembangunan pertanian, khususnya di Kabupaten Kolaka Timur,” ujarnya.

Salah satu yang menjadi fokus pembangunan di Kabupaten Kolaka Timur adalah mewujudkan tujuan pembangunan nasional terutama di bidang pertanian yaitu menciptakan pertanian Indonesia yang maju, mandiri dan modern.

Hal tersebut sejalan dengan visi Kementrian Pertanian yaitu pertanian yang maju, mandiri dan modern untuk terwujudnya Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

“Majunya sektor pertanian ditandai dengan meningkatnya produksi dan produktivitas komoditas pangan serta mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri (pangan mandiri) yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan petani,” kata Abdul Azis.

Kemajuan dan kemandirian di sektor pertanian diwujudkan dengan peningkatan hasil pengembangan penelitian terapan yang didukung oleh kualitas SDM dalam menggunakan teknologi modern berbasis kawasan pertanian.

Olehnya itu, untuk mewujudkan tujuan pembangunan tersebut diperlukan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas, andal serta berkemampuan manajerial, kewirausahaan dan organisasi bisnis sehingga pelaku utama dan pelaku usaha mampu membangun usaha tani yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Penandatanganan Pakta Integritas, Pj Bupati Koltim Harapkan OPD Bekerja Sesuai Aturan yang Berlaku

“Saya sangat mengharapkan di tangan-tangan penyuluh dan petani sekalian bisa membantu mensukseskan program Pemerintah Daerah Kolaka Timur terutama di bidang pertanian,” harapnya.

Reporter : Supriadin
Editor : Agus 269

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *