Dinkes Konsel Gelar Sosialisasi KIE Keamanan Pangan

Layarsultra.com, Konawe Selatan – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Dinas Kesehatan Konawe Selatan mengadakan pertemuan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih pangan yang aman serta kemasan yang aman untuk pangan. Jumat,16/12/2022

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Konsel,Rasyid, Ketua Kadin Konsel, Adi Jaya Putra (AJP), Kadis Kesehatan Konsel, dr.Boni Lambang Pramana, BPOM Sultra, Camat serta Kepala Desa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Konsel Rasyid mengatakan, berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kesehatan bahwa di Konawe Selatan pelaku usaha mikro itu kurang lebih 704 pelaku usaha dan 134 yang sudah bersertifikasi PP-IRT (Produk Pangan Industri Rumah Tangga).

” Untuk mendapatkan lisensi pangan yang kita ingin jual itu harus mendapatkan sertifikasi PP-IRT yang dikeluarkan dinas kesehatan bersama sama Badan POM,” Jelas Rasyid

Untuk mendapatkan semua itu, akunya,melalui proses yang berjenjang, harus ada kemauan berusaha dan harus ada regulasinya supaya makanan yang dikonsumsi itu aman tidak mengandung zat kimia maka harus ada pelatihan seperti ini.

Sedangkan Kadis Kesehatan Konsel, dr. Boni Lambang Pramana mengatakan, Dengan adanya kegiatan Komunikasi, Informasi Edukasi keamanan pangan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat karena penanganan pangan yang aman perlu terus dilakukan, didukung dengan pemberdayaan masyarakat demi terciptanya konsumen yang cerdas yang dapat melindungi dirinya sendiri, keluarga, maupun komunitas dari ancaman produk makanan yang tidak memenuhi syarat untuk dikonsumsi.

Penyerahan Sertifikat PP-IRT oleh Ketua Kadin konsel, Adi Jaya Putra (AJP)

” Demikian pula kegiatan penyuluhan keamanan pangan bagi pelaku usaha pangan industri rumah tangga diharapkan dapat membantu para pelaku usaha di konawe selatan agar dapat memperoleh SPP IRT terkait jaminan keamanan pangan produk usaha mereka” Jelas dok Bon sapaannya

Baca Juga :  Upacara Peringatan HUT RI ke-77, Bupati Konsel tak didampingi Wakil Bupati

Dikatakannya, Berdasarkan pp 86 tahun 2019 tentang keamanan pangan, per BPOM no 22 tahun 2018 tentang pedoman pemberian sertifikath produksi pangan industri rumah tangga, dan pp 5 tahun 2021 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

” Dalam rangka pemenuhan komitmen spp irt, diwajibkan bagi semua pelaku usaha industri rumah tangga utk mengikuti  penyuluhan keamanan pangan yang merupakan salah satu syarat dalam penerbitan SPP IRT,” ungkapnya

Saat ini, lanjut, pengurusan spp irt sudah lebih mudah melalui sistem OSS perizinan.

Adapun cara mengurus izin produksi pangan industri rumah tangga hingga mendapatkan spp irt ;
1. Mendaftar ke Dinas Kesehatan.
2. Mengikuti penyuluhan keamanan pangan oleh dinkes dan BPOM.
3. Survey lapangan oleh puskesmas/ dinas kesehatan.
4. Mengambil sertifikat produksi pangan industri rumah tangga ( SPP IRT).

Sementara itu, Ketua Kadin Konsel, Adi Jaya Putra (AJP) mengatakan, kita sangat mengapresiasi kegiatan hari ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap pelaku UMKM di konawe selatan

” Kami berharap ini langka awal untuk membangun sinergitas antara instansi pemerintah dan kadin dalam mendabling produk produk hingga memenuhi persyaratan, peningkatan kualitas dan peningkatan kualitas diri pada pelaku UMKM serta bagaimana layak jualnya produk ini,” terang AJP

Kata dia, ini Perlu ada Implementasi yang reel khususnya Konawe Selatan bagaimana mengajak tiap OPD ini wajib membeli produk-produk UMKM yang ada. Sehingga perputaran modal, ekspansi pasar mereka cukup jelas tiap bulan dan tiap tahunnya.

Disamping itu, tambah AJP, harus ada tim terpadu yang melibatkan seluruh stakeholder  yang terlibat sehingga ada produk andalan kita yang layak jual mulai dari pasar provinsi maupun pasar nasional

Baca Juga :  Lima Puskesmas di Konsel Terima Bantuan Mobil Ambulance dari Pemda Konsel

” Harapan kita mudah-mudahan hari ini sinergi ini terus berlanjut dan implementasinya lebih tajam kedepan.”pungkasnya

Perlu Diketahui, Di konawe selatan terdapat 704 pelaku usaha pangan industri rumah tangga, dimana hingga saat ini SPP IRT telah diberikan pada 230 pelaku usaha.

Dan untuk tahun 2023, Pemda Konsel melalui Dinkes akan melaksanakan lagi bimtek keamanan pangan bagi pelaku usaha pangan industri rumah tangga ( PIRT).

Laporan: Akbar 538

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *