Konsel  

Realisasikan Usulan Masyarakat, Ramlan Serahkan Bantuan Bibit Ternak Sapi di Tiga Desa

LAYARSULTRA.COM, KONSEL – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) asal Daerah Pemilihan (Dapil) II, Ramlan menyerahkan bantuan bibit ternak sapi untuk tiga kelompok (tiga desa) di Kecamatan Angata, yakni Desa Puuroe, Landabaro dan Desa Lamooso, Senin (11/9/2023).

Penyerahan bibit ternak sapi ini dihadiri juga oleh Seksi Produksi dan Pembibitan, dan Seksi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Hewan Kabupaten Konawe Selatan, Kepala BPP Lamooso serta pihak penyedia atau rekanan.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Konsel ini menjelaskan, pemberian bantuan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut sesuai usulan para Kelompok Ternak Sapi melalui Dinas Peternakan Hewan pada tahun 2022 lalu, yang kemudian dikawal dan diperjuangkan oleh Ramlan hingga dimasukkan dalam pelaksanaan APBD Reguler 2023.

Dengan adanya bantuan ini, Ramlan berharap kondisi usaha dan ekonomi peternak Konawe Selatan pada umumnya lebih baik lagi dan tentunya lebih sejahtera.

“InsyaAllah kami akan terus mensupport dan memberikan perhatian khusus bagi para peternak sapi yang ada di Kabupaten Konawe Selatan,” jelas Ramlan.

Baca Juga :  Mengawali Tahun 2022, Bupati Konsel Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II dan III

Ramlan juga berpesan bagi kelompok yang menerima bantuan ini untuk merawat dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, agar produktivitas meningkat. Bantuan ini sifatnya sebagai stimulus, sebagai rangsangan usaha agar dapat dirasakan hasilnya.

Lebih lanjut Ketua Komisi III DPRD Konsel ini memberikan solusi terbaik dan support bagi para peternak sapi, agar lebih semangat dan percaya diri dalam mengembangkan usaha ternak sapinya. Solusi yang ditawarkan ke peternak sapi adalah dengan mengasuransikannya, khususnya sapi betina produktif yang diterbitkan oleh PT. Asuransi Jaya Indonesia dengan nilai asuransi per ekor sapi betina sebesar Rp 200.000, yang kemudian disubsidi oleh Kementerian Pertanian sebesar Rp 160.000 dan untuk peternak sapi hanya membayar sebesar Rp 40.000 per tahun.

“Asuransi ini bilamana terjadi kematian mendadak, kecelakaan ataupun kehilangan pada sapi tersebut dapat dilakukan klaim dan diberikan dana sebesar Rp. 10.000.000 per ekor,” ujarnya.

Editor : Agus 435

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *