Pencegahan Stunting dan Layanan Kesehatan Prima Terus Digalakkan di Konsel

Bupati Konsel Surunuddin Dangga (tengah) didampingi Sekda ST Chadidjah dan beberapa kepala dinas melakukan konferensi pers di ruang Media Center Kominfo Konsel. (Foto: agus)

LAYARSULTRA.COM, KONSEL – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) terus berupaya untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan pelayanan kesehatan prima di 25 kecamatan se-Kabupaten Konsel.

Dalam konferensi pers yang digelar di ruang Media Center Dinas Kominfo Konsel, Bupati Surunuddin Dangga yang didampingi Sekda ST Chadidjah dan beberapa kepala dinas, mengatakan untuk mendukung peningkatan pelayanan di bidang kesehatan, Pemda Konsel telah menaikkan status Puskesmas menjadi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah).

“Sudah ada 15 Puskesmas yang telah dinaikkan statusnya menjadi BLUD di Kabupaten Konsel. Ini merupakan jumlah terbanyak se-Provinsi Sulawesi Tenggara,” ucap Surunuddin, Rabu (17/1/2023).

“Kenapa harus BLUD. Karena dengan BLUD layanan kepada masyarakat dapat menjadi lebih maksimal. Misalnya di puskesmas kehabisan jarum suntik, tidak mungkin menunggu pengadaan dari kabupaten. Jadi dengan naiknya status puskesmas menjadi BLUD maka Kepala Puskesmas dapat langsung belanja sendiri kebutuhan obat-obatan dan penunjang lainnya dengan anggaran yang telah ada,” imbuhnya.

Baca Juga :  MUI Kabupaten Konsel Gelar Musda ke-II, KH Wildan Terpilih Sebagai Ketua Periode 2023-2028

Surunuddin menambahkan, pada awal 2016 saat ia pertama memimpin, Rumah Sakit Kabupaten Konsel memiliki PAD hanya sebesar 1,8 miliar dan saat ini telah meningkat menjadi 22 miliar.

“Alhamdulillah rumah sakit kita sekarang PAD-nya telah mencapai 22 miliar. Ini tidak terlepas dari cara managemen yang telah dibenahi dan ditata menjadi lebih baik dari sebelumnya,” jelas Surunuddin.

Sedangkan untuk target tahun 2024 ini, Surunuddin mengatakan Pemda Konsel akan fokus pada upaya penurunan angka stunting.

Selain itu, ditambahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan dr. Boni Lambang Permana, saat ini awal tahun 2024 masuk musim penghujan dan perlu diwaspadai dengan adanya penularan DBD (Demam Berdarah).

“Seluruh Puskesmas di Kabupaten Konsel telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mewaspadai penularan DBD. Oleh karenanya, seluruh warga diingatkan untuk melakukan bersih bersih lingkungan serta membasmi tempat-tempat perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk,” tuturnya.

(Redaksi/Agus) 368

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *