Ketgam : ilustrasi ketel nilam
LAYARSULTRA.COM, KONSEL – Bantuan alat penyulingan (ketel) nilam di Desa Aopa, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), yang kini raib entah kemana, menuai sorotan.
Pasalnya, bantuan yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah itu, tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Diduga kuat, bantuan tersebut dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Menanggapi dugaan hilangnya bantuan tersebut, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DPT-HP) Kabupaten Konsel, Darlis, S.ST.,M.AP, menyampaikan, pihak dinas dalam waktu dekat akan menurunkan tim untuk menelusuri hal tersebut.
“Dari dinas segera akan menurunkan tim, untuk mengecek keberadaan bantuan ketel nilam tersebut,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Senin (20/4/2026)
Menurut kesaksian salah satu anggota kelompok tani, bantuan tersebut sudah tidak ada. Kata dia, ada dugaan bantuan ketel nilam tersebut sudah diperjual belikan.
“Bantuan yang bersumber dari APBD itu sudah lama tidak terlihat. Kamipun tidak tahu dikemanakan,” ungkap salah seorang anggota kelompok tani, yang enggan disebutkan namanya.
Dengan raibnya bantuan tersebut, pihaknya berharap Aparat Penegak Hukum (APH), segera melakukan pemeriksaan terhadap oknum yang diduga terlibat melakukan penghilangan bantuan dari pemerintah.
“Kami sedang mempertimbangkan untuk mendorong masalah ini ke pihak berwajib. Agar persoalan ini ada titik terangnya,” paparnya.
Dihubungi secara terpisah, Kepala Desa Aopa, Juhardin, menuturkan, pihaknya tidak tahu pasti terkait bantuan ketel nilam.
Pasalnya, keberadaan kelompok tani penerima bantuan juga, tidak pernah di SK kan.
“Seingat saya, kelompok tani penerima bantuan tersebut tidak pernah disahkan oleh Pemerintah Desa,” ujarnya.
Dia juga bilang, pihaknya mendorong agar kejaksaan dan kepolisian untuk turun mengungkap raibnya bantuan ketel nilam yang mencapai ratusan juta rupiah tersebut.
(Redaksi)
33 










Komentar