oleh

Daerahnya Kekosongan Pemimpin, Ratusan Warga Koltim Datangi Kantor DPRD, Tuntut Pengusulan Wakil Bupati

Masyarakat Koltim saat mendatangi kantor DPRD

LAYARSULTRA.COM, Koltim – Daerahnya mengalami kekosongan pemimpin, ratusan orang yang tergabung dalam Lintas Etnis Masyarakat Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Koltim, Senin (4/10/2021).

Ratusan masyarakat tersebut melakukan demonstrasi menuntut  DPRD untuk mempercepat pemilihan jabatan Wakil Bupati Koltim yang telah mengalami kekosongan pasca Bupati Koltim yang di OTT oleh KPK beberapa pekan lalu.

Baca Juga :  Masyarakat Pemilik Plasma Tuntut PT Merbau Jaya Transparan Kelola Lahan Plasma

Beberapa korlap aksi melakukan orasi secara bergantian dengan salah satu tuntutannya sebagaimana yang tercantum dalam pernyataan sikap yakni menuntut partai pengusung SBM untuk tetap konsisten dan komitmen mendukung Hj. Diana Massie (istri almarhum Bupati Samsul Bahri Madjid) sebagai calon Wakil Bupati Koltim sebagaimana yang telah diusulkan oleh Bupati Andi Merya sebelum terkena OTT KPK.

Masyarakat saat menuju kantor DPRD Koltim

“Ini bicara terkait dengan hati masyarakat Koltim, ketika kalian tidak komitmen sehingga rekomendasi tidak ada titik terangnya, maka itu sama halnya kalian telah menyakiti hati rakyat Koltim,” ucap orator aksi.

Baca Juga :  Antusiasme Warga Nahdiyyin Hadiri Pengajian Filantropi Bersama Ustadz Wahib di Konawe

Dari pantauan, tampak ratusan massa berkumpul memenuhi halaman kantor DPRD. Namun hingga berita ini diterbitkan, media ini belum mendapatkan tanggapan atau pernyataan resmi dari Ketua DPRD Koltim dan partai pengusung Samsul Bahri Madjid – Andi Merya Nur.

(Redaksi)

1356

Tentang Penulis: Layar Sultra

Gambar Gravatar
Layarsultra.com merupakan salah satu media online yang berkedudukan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan berada dibawah naungan PT. Mediatama Sejahtera Group. Tujuan didirikannya media online layarsultra.com adalah untuk memberikan informasi kepada publik melalui karya jurnalistik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed