oleh

Di Momen HUT Konsel ke-23, Inspektorat Daerah Buka Layanan Aduan & Kampanye Anti Korupsi di Lokasi Pameran Pembangunan

LAYARSULTRA.COM, KONSEL — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ke-23, Inspektorat Daerah Kabupaten Konawe Selatan menghadirkan inovasi pelayanan publik berupa layanan pengaduan masyarakat sekaligus kampanye anti korupsi dan penolakan gratifikasi di arena Pameran Pembangunan.

Kehadiran layanan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Konawe Selatan.

Kepala Inspektorat Daerah Konawe Selatan, Narlian, menjelaskan bahwa masyarakat kini dapat menyampaikan aduan secara lebih mudah dan cepat melalui sistem berbasis digital yang telah disiapkan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan pengaduan terkait pelaksanaan pembangunan, baik di tingkat kabupaten hingga desa. Ini merupakan bagian dari upaya kami memperkuat pengawasan dan mencegah praktik korupsi,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga :  Belajar Pengelolaan PAD, Komisi II DPRD Muna Kaji Banding di Konsel

Ia menambahkan, masyarakat cukup menggunakan smartphone untuk mengakses layanan tersebut. Dengan melakukan pemindaian barcode (QR code) yang tersedia di stand Inspektorat, pelapor akan diarahkan langsung ke sistem pengaduan online.

Dalam sistem tersebut, masyarakat diminta mengisi data diri seperti nama dan alamat, serta mengunggah identitas (KTP) dan menjelaskan secara rinci laporan atau aduan yang ingin disampaikan. Aduan dapat mencakup berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, hingga layanan kesehatan yang menggunakan dana APBD.

Selain melalui sistem digital, Inspektorat juga menyediakan layanan pengaduan melalui WhatsApp di nomor 0811-4502-007, guna memudahkan masyarakat yang ingin menyampaikan laporan secara langsung.

Menurut Narlian, seluruh laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional dan terintegrasi, bahkan sistem ini telah terkoneksi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Konsel Sumbangkan Puluhan Karung Beras Untuk Pegawai Outsourcing Sekretariat Dewan

“Masyarakat tidak perlu takut untuk melapor. Identitas pelapor kami lindungi, dan sistem ini juga terhubung langsung dengan KPK RI, sehingga pengawasan berjalan lebih optimal dan transparan,” tegasnya.

Melalui layanan ini, Inspektorat berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mengawasi penggunaan anggaran daerah, sehingga pembangunan di Konawe Selatan dapat berjalan bersih, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga.

Kampanye anti korupsi dan penolakan gratifikasi yang diusung dalam pameran ini juga menjadi bagian dari edukasi publik, agar budaya integritas semakin kuat di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas.

Dengan hadirnya inovasi layanan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menunjukkan keseriusannya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

(Redaksi/Agus)

28

Tentang Penulis: Layar Sultra

Gambar Gravatar
Layarsultra.com merupakan salah satu media online yang berkedudukan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan berada dibawah naungan PT. Mediatama Sejahtera Group. Tujuan didirikannya media online layarsultra.com adalah untuk memberikan informasi kepada publik melalui karya jurnalistik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed