oleh

Memilukan! Gadis 14 Tahun di Konawe Digilir Empat Pemuda Bejat

foto iilustrasi

LAYARSULTRA.COM, KONAWE – Sungguh sangat memilukan. Seorang gadis di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang masih berusia 14 tahun, sebut saja Mawar, menjadi korban kebejatan empat pemuda tanggung yang dengan tega menggilirnya secara bergantian.

Kejadian ini berawal saat Mawar saling chat dengan R melalui telepon selularnya. Keduanya telah membuat janji untuk ketemuan.

Namun saat ditunggu, bukan R yang datang menjemput Mawar, justru datang seorang pemuda bernama AD (18), dengan alasan bahwa R tak dapat menjemput karena tidak memiliki kendaraan.

Baca Juga :  Bendahara Kesra Setda Koltim Hingga Kini Belum Diketahui Keberadaannya, Usai Bawa Kabur Uang Negara Ratusan Juta

Dan parahnya lagi, AD langsung membawa Mawar ke sebuah penginapan yang ada di Unaaha, ibukota Kabupaten Konawe. Di penginapan tersebut ternyata telah menunggu tiga pemuda lainnya, AM (22), SA (21) dan SY (18). Lalu mereka pun menggilir Mawar secara bergantian.

Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Moch Jacub N Kamaru, mengatakan bahwa setelah pihaknya mendapat laporan dari keluarga korban, maka pihaknya bergerak cepat melakukan pengembangan dan penangkapan terhadap para pelaku.

Baca Juga :  Warga Digegerkan Penemuan Mayat Tanpa Bola Mata Terapung di Dermaga Desa Bungin

“Setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, kami langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap keempat pelaku pencabulan anak dibawah umur tersebut,” jelasnya, Kamis (21/10/2021).

Para pelaku dikenakan Pasal 81 ayat 1 Junto Pasal 76D Subsider Pasal 81 ayat 2 Subsider Pasal 81 Ayat 3 UU Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(Redaksi)

598

Tentang Penulis: Layar Sultra

Gambar Gravatar
Layarsultra.com merupakan salah satu media online yang berkedudukan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan berada dibawah naungan PT. Mediatama Sejahtera Group. Tujuan didirikannya media online layarsultra.com adalah untuk memberikan informasi kepada publik melalui karya jurnalistik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed