Para mahasiswa saat unjuk rasa pada tahun lalu, tuntut asrama mahasiswa
LAYARSULTRA.COM, KONSEL – Gerakan Kemerdekaan Mahasiswa (GKM) Konawe Selatan (Konsel) kembali mempertanyakan realisasi dari janji yang telah diucapkan oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga di hadapan mahasiswa pasca aksi demonstrasi yang dilakukan pada November 2020 lalu.
Janji tersebut berupa pembangunan asrama mahasiswa yang diganti menjadi uang pemondokan yang akan diberikan setiap bulannya untuk para mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Konsel.
Ketua Umum GKM Andry Togala saat dikonfirmasi via WhatsApp menjelaskan terkait janji Bupati Konsel untuk realisasi uang pemondokan di tahun 2021, namun hingga saat ini belum juga ditunaikan.
“Janji Bupati dalam hal ini adalah uang pemondokan. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, kawan-kawan mahasiswa sangat membutuhkan bantuan tersebut,” kata Andry, Sabtu (10/7/2021).
Oleh karena itu, Andry meminta kepada pihak Pemda Konsel untuk segera merealisasikan apa yang menjadi janjinya, sebab jika tidak dapat ditunaikan, maka pihaknya akan kembali bertandang ke Kantor Bupati Konsel.
“Kami minta kepada Bupati Konsel untuk segera menyalurkan hak-hak mahasiswa Konsel, hal itu guna mendukung percepatan membangun SDM yang unggul di Kabupaten Konsel dalam mewujudkan program Konsel Hebat,” imbuhnya.
Sekali lagi, Andry kembali mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Konsel untuk segera menunaikan janji yang telah di ucapkan. Sebab kata dia, kalimat yang disampaikan oleh Bupati Surunuddin tidak akan dilupa sampai kapan pun.
“Apabila janji itu tidak segera direalisasikan, maka kami pastikan untuk kembali menagih janji tersebut,” tegasnya.
(Redaksi)
1430 










Komentar